Ku persembahkan untuk
CALON MAKMUMKU YANG TELAH TERTULIS DI LAUHUL MAHFUDZ.
Duhai Calon ''Makmum''ku ...
Apa kabar engkau disana ?
siapapun engkau ...
Semoga ALLAH senantiasa memberikan kesehatan kepadamu dan semoga kekuatan iman dan taqwa selalu melekat di dalam hatimu ...
Calon "
makmum"ku ...
Aku tau ALLAH menunda waktu kita tuk bersama ...
ALLAH hanya memberi
jeda tuk kita bisa mempersiapkan segalanya saat tiba kita bersama nanti ...
Bersama dalam satu atap dalam satu hati ...
Mengertilah calon makmumku ...
Aku mencintaimu ...
Aku membutuhkanmu ...
Mungkin aku tak dapat menyampaikan
rasa cinta ini kepadamu secara langsung saat ini ...
Namun aku percaya ALLAH akan mencintaimu slalu dalam setiap
rinai waktu yang kau jalani ...
Duhai Calon ''Makmum''ku ...
Jika memang kita ber
jodoh ALLAH pasti akan memberikan cinta di dalam hati kita di dalam hatiku dan di dalam hatimu dan jika memang kita tidak berjodoh ... ALLAH pasti sedang merencanakan yg terbaik untuk kita karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan ...
ku serahkan
rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu kepada Maha Yang Maha Memberi dan Memilikinya
biarkan Dia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya karena ku ingin menjaga
cintaku hanya untuk yang halal ...
Calon "
makmum"ku ...
Aku tak menuntut banyak darimu ...
Aku tak memaksamu tuk membalas
cintaku sekarang ...
Semua itu kuyakin akan tumbuh perlahan dalam
hati tulusmu ...
Akan mekar layaknya bunga namun tetap terjaga dan takkan layu oleh panas matahari maupun oleh hujan yang setiap saat
menerpa ...
Calon "
makmum"ku ...
Mungkin kau tak mencintaiku dengan hatimu saat ini ...
Tapi janganlah kau pudarkan cintamu pada-NYA yang begitu mencintaimu ...
Yang memberikan
nafas kehidupan ...
yang memberikan sempat padam tuk dapat berkarya ... yang menjadikan itu
ibadahmu ...
Calon "
makmum"ku ...
Aku terus menanti saat itu ...
Terus menanti saat kita bersanding dan mengucap
janji suci walimatul’ursy ...
Janji suci yang lekat dengan tanggung jawab kepada ALLAH Subhanahu wata'ala ...
Saat kau mer
angkulku erat ...
Menuntunku menuju amanah ALLAH tuk mendampingmu ...
Menuntunku tuk selalu mencari
surgaku melalui dirimu ...
Calon "
makmum"ku ...
Hati ini akan selalu untukmu ...
Akan selalu kujaga untukmu ...
Kumohon jangan kau nodai ketulusan ini dengan sesuatu yang bisa kau buat sebagai alasan ...
Jangan kau hakimi hatiku dengan perasaan yang tak pasti
Calon "
makmum"ku ...
Mungkin saat kau baca ini hatimu tak terketuk sama sekali
Mungkin kau menganggapku berlebihan dengan apa yang kurasakan ...
Sekali lagi maafkan aku calon makmumku ...
Ini hanya
ungkapan hati yang aku miliki saat ini ...
Karena aku tak dapat berbicara langsung denganmu ...
Bagaimanapun itu ... aku hanya berharap ...
ALLAH senantiasa melindungmu ...
Senantiasa memelukmu ...
memudahkan langkahmu ...
Dan ALLAH akan membawamu padaku ...
saat kau telah siap menerimaku dengan apa adanya aku ...
Semoga ALLAH membuka jalan kemudahan itu calon makmumku ...
Jaga diri baik-baik calon makmumku ...
Aku merindukanmu ...
Akan kujaga baik-baik hati dan diriku hingga takdir mempertemukan kita kelak ...
Jadilah "
BINTANG" halal buatku ...
" aku belum tentu menikah dengan orang yang aku cintai ... tapi aku akan mencintai siapapun yang menikah denganku karena dia adalah
kekasih dunia akhirat "
Ya ALLAh ...
Bila Hamba menjadi pasangan seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya ...
Ya ALLAH ...
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
izinkanlah setiap sentuhan menjadi
perekat cinta kepadaMu
izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur
kepadaMu
Aamiin Ya Rabbal 'alamin ...
Bunga-bunga cinta indah bersemi
diantara harap pinta padaNya
Ya ALLAH
tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam
mihrab cinta
Dalam Mihrab Cinta ku berdo'a
padannya.
Amin.